Antisipasi Perusahaan Pembiayaan Otomotif Soal DP 0 Persen

Antisipasi Perusahaan Pembiayaan Otomotif Soal DP 0 Persen - Otoritas Jasa Keuangan berencana bakal merevisi aturan No.29/POJK.05/2014 mengenai penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan. Salah satu poinnya ialah konsumen dapat melakukan pembelian kendaraan bermotor tanpa duit muka (down payment/DP).


Aturan tersebut lumayan menantang, tetapi tidak disambut baik oleh sebanyak perusahaan pembiayaan otomotif semenjak wacana menurunkan DP nol persen produk kendaraan bermotor tersebut muncul pada tahun 2015 silam.

Direktur Penjualan dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan menuliskan bahwa sistem DP nol persen dapat meningkatkan kredit macet atau rasio non performing loan (NPL).

"Saat ini dari data yang kami miliki, kian rendah DP maka risiko kian tinggi tingkat tidak berhasil  bayarnya," kata Niko ketika dihubungi, Kamis (23/8).

Berdasarkan keterangan dari Niko, kepandaian DP nol persen guna produk otomotif malah akan membenani konsumen, di mana DP nol persen dinilai akan menaikkan nilai angsuran setiap bulannya.

Dan sebaliknya, andai perusahaan pembiayaan merealisasikan sistem tersebut, bukan tidak barangkali perusahaan merasakan kerugian sebab kian banyaknya jumlah kredit bermasalah.

"Karena konsumen tidak terdapat beban (di mula pembelian), tanpa DP, gunakan sebulan atau tiga bulan kemudian kembalikan mobil atau motor misalnya. Dan secara umum, konsumen yang punya uang ingin akan kasih DP sebab angsurannya lebih murah, karena dirasakan risikonya lebih kecil dibanding yang tanpa DP," ucap dia.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Mandiri Tunas Finance (MTF) Harjanto Tjitohardjojo mengucapkan bahwa DP nol persen dapat menghilangkan diskon duit muka produk otomotif.

Satu sisi, itu teknik yang digunakan sejumlah perusahaan pembiyaan untuk meminimalisir beban angsuran tiap bulan. Namun dengan dihilangkannya duit muka dan tingginya suku bunga kredit, bukan tidak barangkali akan memengaruhi keterampilan konsumen.

"Diskon dealer yang lumayan besar, di mana biasa potong di DP sampai-sampai DP dapat minus bila 0 persen," tutup Harjanto.

Sekian artikel saya tentang Antisipasi Perusahaan Pembiayaan Otomotif Soal DP 0 Persen semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Antisipasi Perusahaan Pembiayaan Otomotif Soal DP 0 Persen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel