Kredit Kendaraan Dipastikan Naik Usai Dihantam BI Rate

Kredit Kendaraan Dipastikan Naik Usai Dihantam BI Rate - Perusahaan pembiayaan akan menaikkan skema angsuran kendaraan menyusul eskalasi suku bunga acuan yang diputuskan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25 persen. Kenaikan paket kredit kendaraan dijamin dalam masa-masa dekat.


Deputi Direktur Adira Finance Niko Kurniawan mengatakan eskalasi terjadi sebab paket kredit yang disediakan mengikuti ongkos modal dari perbankan, maupun sumber dana lain laksana obligasi yang ikut dominan  atas naiknya suku bunga acuan.

"Dalam masa-masa dekat naik. Karena suku bunga pinjaman dari Adira bakal naik," kata Niko, Jumat (29/6).

Berdasarkan keterangan dari Niko, pihaknya telah mulai kewalahan saat suku bunga acuan menjangkau 4,5 persen. Namun kenaikan angsuran kendaraan dapat ditekan bertepatan dengan momen lebaran dan tidak membebankan kenaikan angsuran per bulan pada konsumen.

"Kemarin BI rate naik dua kali total 0,5 persen sudah menciptakan cost of fund naik. Nah sesudah lebaran ini tentu semua finance company maupun perbankan akan mendongkrak bunga lending-nya," ungkap dia.
Terkait berapa kenaikan, ia melanjutkan bakal sama laksana persentase naiknya suku bunga acuan. "Pokoknya tidak lama lagi berkisar sama denganeskalasi BI rate," ujar dia.

Sementara tersebut sebelumnya Finance Director Mandiri Utama Finance (MUF) Kuki Kadarisman menuliskan ada sekian banyak  dampak yang seringkali terjadi terhadap perusahaan leasing pasca eskalasi suku bunga acuan.

Pertama, ia memaparkan eskalasi tersebut akan menyebabkan ongkos dana dari bank kreditur penyokong pembiayaan penjualan mobil pun naik.

"Lalu tersebut juga akan dominan  terhadap peta dan market risk (risiko pasar) yang makin berlomba lebih ketat," kata Kuki.

Kedua, ia pun menilai risiko bakal kredit bertambah dan berdampak kepada menurunnya kolektabilitas yang paling memungkinkan dominan terhadap kelangsungan usaha bank.

"Itu pun akan menurunkan NPAT (laba bersih sesudah pajak) perusahaan pembiayaan," ujar dia.

Tetapi, eskalasi suku bunga acuan belum tentu menciptakan perlambatan proses pembiayaan. Pasalnya, urusan itu akan bergantung pada rasio likuiditas perusahaan.

"Kalau MUF tidak terpengaruh terhadap situasi ini sebab kami didukung oleh Bank Mandiri dan sembilan bank lainnya," tutupnya.

Sekian artikel saya tentang Kredit Kendaraan Dipastikan Naik Usai Dihantam BI Rate semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kredit Kendaraan Dipastikan Naik Usai Dihantam BI Rate"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel