Ini Alasan Tik Tok Tambah 200 Moderator

Ini Alasan Tik Tok Tambah 200 Moderator - Tik Tok menyatakan bahwa keluhan berhubungan konten negatif di platformnya lantaran kurangnya moderator untuk mengerjakan kurasi konten. Pasalnya, meski memakai teknologi kecerdasan buatan dan machine learning untuk menolong moderasi.


Selain pemakaian machine learning, Tik Tok pun memberlakukan tombol laporan sampai-sampai pemakai dapat langsung mengadukan konten yang meresahkan. Perusahaan ini pun menggunakan tenaga insan sebagai moderator untuk mengerjakan verifikasi.

"Untuk mempercepat moderasi konten maka kami bakal mempekerjakan lebih tidak sedikit moderator dari 20 jadi 200 seperti diminta Kominfo," jelas juru bicara Tik Tok Indonesia dalam wawancara per telepon, Kamis (12/7).

Moderasi konten ini tersebut dilafalkan Tik Tok telah dilaksanakan sejak pertama layanan itu berdiri.

"Sudah kami kerjakan sejak aplikasi dimulai [...] Kami (juga) punya tim moderasi guna aplikasi, kami mengajar orang untuk mengerjakan moderasi," tambahnya.

Di samping itu, Tik Tok pun menjelaskan bahwa machine learningnya masih terus menambah "kecerdasan" mesin lewat data-data yang didapat dari seluruh dunia.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Tik Tok menyebut sudah mempunyai mesin untuk mengerjakan filter konten negatif.

Di samping itu, pihaknya pun menyediakan tombol "laporkan" sampai-sampai pemakai dapat berpartisipasi aktif terhadap konten Tik Tok.

Tik Tok pun menjanjikan untuk mengerjakan edukasi untuk pemakai dan orang tua supaya pemakai dapat menggunakan layanannya secara baik dan sehat.

Sekian artikel saya tentang Ini Alasan Tik Tok Tambah 200 Moderator semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ini Alasan Tik Tok Tambah 200 Moderator"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel