Penjualan Mobil Ford di Indonesia Tertunda

Penjualan Mobil Ford di Indonesia Tertunda - Usaha PT Mitra Bisnis (RMA Indonesia) menambah level bisnis dari pemegang purna jual menjadi penyalur mobil-mobil Ford nampaknya masih perlu waktu. Hingga Juli, belum terdapat kabar mobil-mobil Ford dipasarkan lagi di dalam negeri.


Pada Januari lalu, RMA Indonesia diketahui hendak mulai memasarkan mobil Ford. Informasi tersebut tersebar dari unggahan di antara mantan dealer Ford di Pekanbaru yang memasang spanduk bertuliskan "Ready to delivery July 2018".

RMA Indonesia pernah mengonfirmasi mobil Ford akan dipasarkan lagi, namun dilafalkan masih menantikan keputusan sah dari Ford Motor Company. Salah satu perusahaan mantan dealer Ford, Auto Kencana (AK) Group, sudah mengaku sedang mempersiapkan diri guna kembali memasarkan mobil Ford.

Rencananya, model Ford kesatu yang akan dijual lagi di Indonesia ialah pikap Ranger guna konsumen pembeli keseluruhan (fleet). RMA Indonesia akan memakai strategi "gerilya" dengan Ranger sebagai pasukan terdepan, sebab teknik itu dinilai sangat pas mengembalikan keyakinan masyarakat atas brand  Ford.

Kendati kelihatannya sudah jelas, sampai akhir Juli ini belum terpantau ada kegiatan penjualan ritel Ford. Pihak RMA Indonesia yang dikonfirmasi menunjukkan masih ada urusan yang belum teratasi dan perlu waktu hingga semuanya siap.

"Sampai kini belum terdapat konfirmasi sebab masih dalam proses," jawab Yanto Mardianto, Senior Manajer Pemasaran dan Penjualan RMA Indonesia untuk CNNIndonesia.com, Selasa (31/7).

Dalam peluang terpisah, Presiden Direktur AK Group Andee Yoestong menyatakan dari hasil pembicaraan yang sudah dilaksanakan dengan pihak RMA Indonesia, penjualan mobil Ford dikatakan akan terjadi pada Oktober.

"Setahu saya mereka (RMA) bilang Oktober. Saya belum lama ketemu mereka, sejumlah pekan kemudian waktu terdapat acara test drive. Targetnya buatan 2018, dapatnya Oktober," ujar Andee.

Saat masih memasarkan mobil Ford, AK Group punya 10 dealer Ford yang lantas telah dipindahkan ke bisnis lain. AK Group pernah menyatakan sudah menyiapkan dua dealer guna kembali memasarkan Ford pada tahun ini.

Cerita sebelumnya, pada Januari 2016, tanpa aba-aba, pemegang brand  Ford di dalam negeri, Ford Motor Indonesia, menyimpulkan menghentikan operasi bisnisnya. Keinginan tersebut sempat mendapat perlawanan keras dari konsumen yang mengemukakan gugatan hukum.

Ditambah lagi, konsorsium perusahaan dealer Ford, tergolong AK Group, ikut mengemukakan gugatan hukum. Tuntutan dari konsorsium yang menaungi total 31 dealer Ford tersebut sebesar Rp1 triliun.

FMI kesudahannya tetap mengepak koper dan pergi dari Indonesia, namun memberikan tugas mengawal purna jual untuk RMA Indonesia. Proses hukum dari konsumen dan konsorsium dealer terhenti.

Sekian artikel saya tentang Penjualan Mobil Ford di Indonesia Tertunda semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Penjualan Mobil Ford di Indonesia Tertunda"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel