Hoaks dan Ujaran Kebencian Masih Akan Berlanjut di Pilpres 2019

Hoaks dan Ujaran Kebencian Masih Akan Berlanjut di Pilpres 2019 - Chairman Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Septiaji Eko Nugroho menebak tren penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di kalangan netizen Indonesia masih bakal terus berlanjut menjelang Pilpres 2019.


"Karena berkat pertumbuhan teknologi informasi yang pesat dan semakin terjangkau, pertarungan opini di dunia maya adalah pilihan termudah dan utama untuk masyarakat," ujar Septiaji untuk CNNIndonesia.com ketika dihubungi, Jumat (11/8).

Menurutnya, ada dua hal utama yang merangsang maraknya hoaks dan ujaran kebencian pada tahun politik, yakni polarisasi antarkekuatan politik dan tingkat literasi digital serta literasi media masyarakat yang masih rendah.

Ia menambahkan ada pun sejumlah hal yang dapat mengakibatkan redamnya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Salah satunya ialah ketika kubu-kubu politik yang berlomba mempunyai selisih elektabilitas yang jauh.

"Jika selisih elektabilitas antarkandidat lumayan jauh, dapat jadi ini dapat agak meredam penyebaran ujaran kebencian dan hoaks, bertolak belakang jika selisihnya tidak terpaut banyak," katanya.

Septiaji pun menyebut andai pihak-pihak yang berlomba melakukan kampanye dengan memakai politik identitas, ujaran kebencian dan hoaks bakal lebih rentan muncul.

Berdasarkan keterangan dari data yang dihimpun oleh Mafindo, sekitar Juli 2018 terdapat sejumlah 13 konten ujaran kebencian dan hoaks berbau politik yang disebarkan melalui sekian banyak  platform di dunia maya.

Oleh karena itu, Septiaji bercita-cita para elit politik bisa terlebih dahulu menyerahkan teladan berpolitik yang baik untuk masyarakat, guna meredam derasnya hoaks dan ujaran kebencian yang dirangsang oleh ekosistem politik yang tidak sehat.

"Kita bercita-cita para elit politik sadar bahwa kontestasi yang menghalalkan segala cara, termasuk tidak mempedulikan atau bahkan merekayasa berita bohong guna menjatuhkan lawannya, ialah tindakan yang berlawanan dengan nilai dasar bangsa ini," tegasnya.

Sekian artikel saya tentang Hoaks dan Ujaran Kebencian Masih Akan Berlanjut di Pilpres 2019 semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hoaks dan Ujaran Kebencian Masih Akan Berlanjut di Pilpres 2019"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel