Ujaran Kebencian di Pilkada 2018 Turun Drastis

Ujaran Kebencian di Pilkada 2018 Turun Drastis - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan menyinggung ujaran kebencian dan fitnah pada Pilkada Serentak 2018 menurun drastic dikomparasikan Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.


Bahkan ia mengklaim bahwa nyaris tidak terdapat fitnah maupun ujaran kebencian dalam Pilkada Serentak 2018.

"Fitnah dan hate speech, di pilkada kemarin nyaris tidak ada dikomparasikan tahun sebelumnya," ujar Semuel di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (3/8).

Semuel menyebut sekitar Pilkada DKI Jakarta 2017, ujaran kebencian dan fitnah adalah isu yang panas guna menjatuhkan elektabilitas lawan politik.

"Ujaran kebencian 16 ribu pada Pilkada DKI Jakara 2017 di mana fitnah dan black campaign kami temukan 7,8 ribu. Itu mengindikasikan masyarakat yang semakin pintar," ujarnya.

Semuel menuliskan penurunan fitnah dan ujaran kebencian menunjukkan dua hal. Yang kesatu ialah masyarakat semakin terliterasi. Yang kedua ialah isu ujaran kebencian dan fitnah tidak lagi isu yang dapat digoreng guna menjatuhkan suara lawan politik.

Indikasi itu menurut keterangan dari Semuel mengerucut pada literasi digital masyarakat yang melek terhadap ujaran kebencian

"Masyarakat teredukasi, politikusnya telah tidak bawa isu kontroversial. Semua ekosistem telah ada peradaban dalam menjalankan demokrasi," ujar Semuel.

Jelang Pilpres 2019

Semuel bercita-cita jelang Pilpres 2019, tren penurunan ujaran kebencian bakal terus berlanjut. Kendati demikian Kominfo menuliskan tetap memantau konten-konten di media sosial.

Semuel menuliskan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilu Umum (KPU) yang menilai konten-konten yang melanggar. Sedangkan Kominfo beraksi sebagai eksekutor untuk mengerjakan pemblokiran atau take down konten tersebut.

"Kami telah ada kerjasama dengan Bawaslu dan KPU. Kemudian kami buka pengaduan masyarakat, dan sangat tambah orang guna melanjutkan laporan yang mesti ditindak langsung," katanya.

Sekian artikel saya tentang Ujaran Kebencian di Pilkada 2018 Turun Drastis semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ujaran Kebencian di Pilkada 2018 Turun Drastis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel